Jelang Program Induksi: Prodi PPG Satukan Persepsi Dosen Pendamping Kelas

Home >Berita >Jelang Program Induksi: Prodi PPG Satukan Persepsi Dosen Pendamping Kelas
Jelang Program Induksi: Prodi PPG Satukan Persepsi Dosen Pendamping Kelas
Preview

Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN KHAS Jember menyelenggarakan kegiatan penyamaan persepsi dosen pendamping kelas induksi bagi PPG Dalam Jabatan (Daljab) PAI Batch 2 dan Guru Madrasah Batch 3 Tahun 2025. Acara ini berlangsung secara virtual melalui Zoom Meeting pada Jumat malam, 3 Oktober 2025, pukul 19.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan diikuti oleh 36 dosen pendamping PAI dan 8 dosen pendamping bidang madrasah. Tujuan utama kegiatan ini adalah menyatukan pemahaman para dosen pendamping mengenai peran, tugas, serta teknis pelaksanaan pendampingan mahasiswa PPG dalam masa induksi.

Acara diawali dengan sambutan Dekan FTIK UIN KHAS Jember, Dr. H. ABdul Mu'is, S.Ag., M.Si yang menekankan pentingnya sinergi, konsistensi, dan profesionalitas dosen pendamping dalam mengawal program PPG. Menurutnya, keberhasilan mahasiswa PPG tidak hanya ditentukan oleh kesiapan individu, tetapi juga kualitas pendampingan yang diberikan.

Sebagai narasumber utama, Koordinator Prodi PPG, Dr. Nino Indrianto, M.Pd., memberikan pemaparan menyeluruh terkait tugas dosen pendamping. Ada empat hal pokok yang harus dijalankan, yaitu:

  1. Pendalaman materi tiga modul (profesional, pedagogik, dan pengembangan perangkat pembelajaran) yang dijadwalkan mulai Senin, 6 Oktober 2025, dengan waktu pelaksanaan menyesuaikan dosen masing-masing.

  2. Bedah kisi-kisi soal Uji Pengetahuan (UP) untuk membantu mahasiswa memahami pola soal dan ruang lingkup materi.

  3. Pengawasan pelaksanaan Try Out sebagai simulasi menghadapi ujian sebenarnya.

  4. Pembahasan hasil Try Out agar mahasiswa dapat mengevaluasi capaian belajar sekaligus memperbaiki kelemahan.

Selain itu, Dr. Nino juga memaparkan teknis pelaksanaan Uji Pengetahuan (UP) yang terdiri dari 35 soal pilihan ganda berbasis SJT (Situational Judgment Test) dan PCK (Pedagogical Content Knowledge), serta soal uraian berbentuk studi kasus refleksi. Ia menekankan bahwa dosen pendamping harus memahami hal-hal teknis ini agar mampu menjawab pertanyaan mahasiswa dengan tepat, termasuk terkait Uji Kinerja (UKIN) jika ada hal yang perlu diklarifikasi.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab. Para dosen pendamping menunjukkan antusiasme tinggi, mengingat peran mereka sangat krusial dalam membantu mahasiswa PPG Daljab PAI Batch 2 dan Guru Madrasah Batch 3 mencapai keberhasilan ujian.

Dengan adanya penyamaan persepsi ini, diharapkan seluruh dosen pendamping memiliki kesamaan strategi dan pemahaman dalam mendampingi mahasiswa, sehingga program PPG dapat berjalan lebih efektif, sistematis, dan berorientasi pada peningkatan kualitas guru profesional. (Admin/F)



Tag :

Diposting Pada : 4 Oktober 2025, 23:26 | Oleh : Admin
Dilihat : 1

Berkas :