Peningkatan Kapasitas Dosen dan Guru Penguji UKin PPG Daljab Batch 1 Tahun 2025 melalui Kegiatan Refreshment

Jember, 21 Mei 2025 – Kegiatan Refreshment Penguji Ujian Kompetensi (UKin) Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Daljab Batch 1 Tahun 2025 sukses dilaksanakan di Hotel Royal Jember pada Rabu, 21 Mei 2025. Acara yang dilaksanakan mulai pukul 13:00 WIB hingga 16:30 WIB bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pembekalan lebih lanjut kepada penguji yang akan terlibat dalam proses UKin PPG Daljab.
Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Dr. H. Abdul Muis, S.Ag., M.Si dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Program PPG tahun ini merupakan upaya percepatan untuk menyelesaikan daftar antrian guru yang belum mengikuti PPG, dengan target penyelesaian dalam waktu dua tahun. Setelah program ini selesai, pada tahun 2026, akan dibuka program PPG Pra-Jabatan. Oleh karena itu, jumlah peserta tahun ini diperkirakan akan lebih banyak dari biasanya, dan hal ini diharapkan bisa dipahami. Meskipun demikian, penting bagi kita untuk menangani banyaknya peserta dengan serius dan hati-hati, agar target kelulusan dapat tercapai dengan optimal.
Selanjutnya, sambutan kedua disampaikan oleh Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) KHAS Jember, Prof. Dr. H. Hepni, S.Ag., MM. Prof. Hepni menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan profesi guru di Indonesia. "Pendidikan yang berkualitas dimulai dari penguji yang berkualitas, dan kami sangat mengapresiasi upaya untuk terus meningkatkan kapasitas penguji melalui kegiatan refreshment seperti ini," ujar Prof. Hepni.
Pada sesi inti, hadir dua narasumber yang sangat berkompeten, yaitu Dr. Tanenji, S.Ag., MA, dan Dr. Nino Indrianto, M.Pd., Kaprodi PPG UIN KHAS Jember. Dr. Tanenji, S.Ag., M.A. membawakan materi berjudul "Deep Learning dan Implementasinya dalam Pembelajaran". Beliau merupakan Dewan Pembina Yayasan Ketilang Insan Mandiri Jakarta sekaligus kaprodi PPG UIN Syarif Hidayatullah. Kegiatan inti acara berlangsung dengan suasana yang interaktif dan dinamis. Dalam pemaparannya, Tanenji menjelaskan bahwa Deep Learning bukanlah kurikulum baru, melainkan bagian dari kurikulum yang sudah ada dengan beberapa penekanan tertentu. Penekanan tersebut antara lain berkaitan dengan kesiapan guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui tiga karakteristik, yaitu mindful (kesadaran), meaningful (bermakna), dan joyful (menyenangkan). Di tengah materi, peserta juga diajak untuk bersantai melalui aktivitas bernyanyi dan ice breaking.
Koordinator Program Studi PPG, Dr. Nino Indrianto, M.Pd., memberikan penjelasan terkait teknis pelaksanaan penilaian UKin pada PPG Transformasi+ Tahun 2025. Ia menjelaskan bahwa pada UKin kali ini tidak ada lagi penilaian portofolio, hanya penilaian pada modul ajar/RPP dan video pelaksanaan pembelajaran.
Acara ini dihadiri oleh seluruh penguji UKin yang telah memiliki NRP (Nomor Register Penguji) baik dari unsur dosen maupun guru pamong, yang antusias mengikuti setiap sesi pembahasan yang disampaikan oleh narasumber. Diharapkan, melalui kegiatan ini, para penguji dapat meningkatkan kompetensi dalam menjalankan tugas mereka dengan lebih profesional dan efektif, demi tercapainya tujuan utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Tag :