FGD Evaluasi PPG Dalam Jabatan Batch 4 Tahun 2025: Perkuat Sinergi untuk Peningkatan Mutu Guru Profesional

Probolinggo– Sinergi antara perguruan tinggi, Kementerian Agama, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam meningkatkan profesionalitas guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Madrasah. Semangat tersebut mewarnai pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Pelaksanaan PPG Dalam Jabatan Batch 4 Tahun 2025 yang diselenggarakan Prodi PPG, FTIK UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember di Lava Hill Resort Bromo, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan dibuka oleh Dekan FTIK UIN KHAS Jember, Dr. H. Abdul Mu'is, S.Ag., M.Si., dan dihadiri Plt. Rektor UIN KHAS Jember yang juga menjabat sebagai Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., secara daring melalui zoom meeting. Hadir pula Kasi PAIS Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang, jajaran pimpinan UIN KHAS Jember, Wakil Rektor 1, 2, 3 dan Kabiro AUPK, Kepala SPI, Kajur, Sekjur, dosen, tim admin PPG.
Dalam sambutannya, Dekan FTIK menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pengelola PPG yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan Program PPG Dalam Jabatan. Menurutnya, keberhasilan tersebut tercermin dari tingginya capaian kelulusan peserta serta meningkatnya kepercayaan berbagai pihak kepada FTIK UIN KHAS Jember sebagai Lembaga Penyelenggara Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).
Sejak beliau menjabat sebagai Dekan pada tahun 2023, FTIK UIN KHAS Jember telah dipercaya menyelenggarakan PPG bagi sekitar kurang lebih 7.000 peserta, yang sebagian besar telah berhasil menyelesaikan program dan memperoleh sertifikat pendidik. Selain itu, hingga saat ini terdapat lima pemerintah kabupaten yang menjalin kerja sama pembiayaan PPG bagi guru PAI di wilayahnya melalui FTIK UIN KHAS Jember. Kepercayaan tersebut, menurutnya, menjadi amanah yang harus terus dijaga melalui penyelenggaraan program yang profesional dan berkualitas.
Sementara itu, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., dalam arahannya menyampaikan dua perspektif sekaligus, yakni sebagai Direktur Diktis Kementerian Agama dan sebagai Plt. Rektor UIN KHAS Jember.
Sebagai Direktur Diktis, beliau memaparkan perkembangan program sertifikasi guru di lingkungan Kementerian Agama. Hingga saat ini masih terdapat sekitar 380 ribu guru yang belum mengikuti sertifikasi melalui skema PPG Transformasi. Beliau menyampaikan harapan agar pada tahun 2026 Program PPG Dalam Jabatan kembali dapat diselenggarakan. Saat ini Kementerian Agama masih mengajukan usulan pendanaan kepada Kementerian Keuangan agar program tersebut dapat terus berlanjut.
Sebagai Plt. Rektor UIN KHAS Jember, beliau berpesan agar apabila penyelenggaraan PPG kembali dilaksanakan pada tahun 2026, seluruh pengelola dapat mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas layanan. Berbagai kekurangan dalam pelaksanaan tahun 2025 diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan penyelenggaraan berikutnya. Beliau juga memberikan apresiasi kepada para guru yang telah mengabdikan diri dalam dunia pendidikan. Menurutnya, tugas LPTK bukan sekadar meluluskan peserta, tetapi meningkatkan kompetensi dan profesionalitas guru agar mampu memberikan layanan pendidikan yang lebih berkualitas kepada peserta didik.
Memasuki sesi pemaparan materi, narasumber pertama Kasi PAIS Kemenag Kab.Lumajang, Hasanudin, S.Ag., M.Pd.I menyampaikan materi mengenai pelaksanaan PPG Guru PAI di Kabupaten Lumajang. Dalam paparannya dijelaskan kondisi guru PAI berdasarkan data SIAGA PAI, mekanisme kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pendidikan dengan LPTK UIN KHAS Jember, serta capaian penyelenggaraan PPG. Seluruh guru PAI asal Kabupaten Lumajang yang mengikuti PPG melalui kerja sama tersebut berhasil lulus. Selain itu, layanan akademik maupun administrasi yang diberikan LPTK kepada peserta dinilai sangat baik. Ke depan, Kemenag Kab Lumajang bersama Dinas Pendidikan akan terus melakukan pembinaan kepada guru-guru PAI pasca memperoleh sertifikat pendidik agar peningkatan kompetensi dapat terus berkelanjutan.
Materi kedua disampaikan oleh Plt.Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi, AP., M.Si yang memaparkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Kemenag kabupaten serta LPTK dalam mendukung peningkatan profesionalitas guru melalui Program PPG Dalam Jabatan. Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya guru PAI sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Lumajang.
Pada sesi terakhir, Koordinator Program Studi PPG FTIK UIN KHAS Jember, Dr. Nino Indrianto, M.Pd., memaparkan hasil evaluasi penyelenggaraan PPG Dalam Jabatan Batch 4 Tahun 2025. Evaluasi dilakukan terhadap berbagai aspek pelaksanaan, mulai dari layanan akademik, proses pembelajaran, pendampingan peserta, sarana prasarana, hingga pelaksanaan uji kompetensi. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar penyusunan berbagai rekomendasi perbaikan guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan PPG pada periode berikutnya.
Melalui forum evaluasi ini, prodi PPG, FTIK, UIN KHAS Jember menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan penyelenggaraan PPG yang berkualitas, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan guru. Sinergi antara perguruan tinggi, Kementerian Agama, dan pemerintah daerah diharapkan mampu memperkuat upaya peningkatan profesionalitas guru sehingga berdampak pada meningkatnya mutu pendidikan di Indonesia. (Admin)
Tag :